Keuntungan dan Kelemahan Letak Geografis Indonesia
Berikut ini
Keuntungan Letak Geografis Indonesia :
1. Letak Indonesia yang berada diantara 2 Benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia yang membuat Indonesia bisa menjalin hubungan yang baik antara Negara-negara yang ada di Benua tersebut,
2. Kawasan Indonesia yang terdiri dari banyak pulau membuat Indonesia menjadi kaya akan budaya, karena Indonesia terdiri dari : Berbagai Suku, Budaya dan lain lain. Selain itu juga, di Indonesia banyak bentukan yang disebabkan oleh alam, misalnya: Gunung Berapi, Danau dan Pantai
3. Laut yang Luas dan garis pantai yang panjang membuat Indonesia menyimpan hasil laut seperti : ikan, karang, serta bahan tambang seperti minyak bumi. Dan itu semua bisa menjadi pendapatan tambahan untuk masyarakat.
4. Letak Indonesia yang berada dikawasan Tropis, membuat Indonesia menambah kekayaan yang lebih melalui hasil hutan, karena berbagai jenis tanaman dan tumbuhan dapat hidup subur.
5. Tanah di Indonesia yang subur dapat membuat Indonesia menghasilkan banyak jenis pertanian.
6. Wilayah yang cukup luas untuk hutan di Indonesia, menjadikan Indonesia seperti paru-parunya dunia.
Berikut ini
Kelemahan Letak Geografis Indonesia :
1.
Kerusakan
lingkungan fisik, seperti : pencemaran air, udara, lahan kritis dan abrasi
2.
Kerusakan
lingkungan biotis, seperti : penurunan sumber daya hayati (flora/fauna), ilegal
logging, kerusakan ekosistem pantai, sungai dan danau.
3.
Kerusakan
sumber daya alam oleh exploitasi berlebihan, illegal fishing dan illegal mining
4.
Bencana
alam, longsor, gempa bumi, tsunami, erosi, kekeringan, banjir, badai dan
bencana teknologi
5.
Kurangnya
pengembangan potensi seni dan budaya lokal dari setiap etnik dan memudarnya
ciri kehidupan mulai dari Bahasa, Adat istiadat/Tradisi, bangunan rumah dan
tata cara pergaulan.
6.
Pengangguran
yang mencapai 10,55 juta (9,75%) dan kemiskinan sebanyak 37,17 (16,58%) dari
total penduduk Indonesia (BPS 2008)
Sumber :
-
www.google.com & blogspot.com
Perbatasan Indonesia dengan Negara Lain
Batas laut wilayah Indonesia – Singapura
Penentuan
titik-titik koordinat pada batas laut wilayah Indonesia dan Singapura
didasarkan pada prinsip sama jarak antara 2 pulau yang berdekatan. Pengesahan
titik-titik koordinat tersebut didasarkan pada kesepakatan kedua pemerintah.
Titik koordinat
itu terletak diselat Singapura. Isi pokoknya dari perjanjiannya adalah garis
batas laut wilayah Indonesia dan laut wilayah Singapura di Selat Singapura yang
sempit (lebar lautnya kurang 15mil dari laut) adalah garis terdiri garis-garis
lurus yang ditarik dari titik koordinat.
Indonesia dan
Singapura menyepakati batas laut teritorial kedua Negara. Batas laut yang
disepakati adalah Segmen Barat (Nipa-Tuas). Dengan disepakatinya segmen barat,
maka masih ada 2 (dua) segmen yang belom disepakati yaitu, Segmen Timur
(Batam-Changi) dan Segmen Timur (Bintan-Pedra Branca). Baru pada awal tahun
2005, mulai dilakukan lagi pembahasan segmen yang belom disepakati.
Perundingan
akhirnya menyepakati jarak antara garis pangkal kepulauan RI dengan garis batas
kesepakatan yaitu dengan panjang 3950 meter dan jarak antara reklamasi (Singapura)
dengan batas kesepakatan sepanjang 1900 meter. Tim perunding Indonesia untuk
membahas batas laut teritorial tersebut di koordinasikan oleh Menteri
Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan dan Departemen Luar Negeri. Tim
tersebut terdiri dari : Departemen Pertahanan, Departemen Perikanan dan
Kelautan, Departemen Perhubungan, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral,
Markas besar TNI, Markas besar TNI AL, dan Bakosurtanal.
Secara
geoekonomi batas baru tersebut akan menguatkan sejumlah kerja sama ekonomi dan
upaya pengembangan kawasan. Presiden menyebutnya dengan kerja sama segitiga
pertumbuhan Sijori (Singapura, Johor, Riau) dan kawasan perdagangan bebas di
Batam, Bintan dan Karimun. Salah satu
agenda utama Pemerintah Indonesia adalah memperkokoh kesatuan NKRI melalui
penetapan garis batas wilayah dengan negara negara tetangga.
Sumber:
-
Blogspot.com
Tulisan Bebas
~My Dreams Come
True~
Saya, seorang mahasiswa
yang dulunya seorang pelajar SMP biasa yang memiliki hobby dibidang musik. Saat
kelas 1SMP, keingintahuan dan ingin rasanya belajar gitar pun muncul saat
setelah teman saya membawa gitar ke kelas. Saya mencoba memegangnya dan entah
kenapa saya merasa bingung dengan alat musik itu. Teman saya pun memberitahu
caranya menggunakannya dengan memberikan contoh beberapa kunci gitar tersebut
dan saya hanya melihat apa yang terlihat dan mengingatnya. Setelah sampai
dirumah, saya langsung melakukan apa yang telah teman saya ajarkan mengenai
cara menggunakan gitar dan kunci nada pada gitar, akhirnya saya berusaha dan
terus mencoba walaupun terkadang susah dan agak bingung. Keesokan harinya
setelah pulang sekolah, saya diajak kerumah teman saya dan saya pun diajarkan
beberapa kunci gitar. Setelah saya hafal, saya mencobanya dirumah dan hasilnya
saya bisa memainkan kunci dasar gitar.
Beberapa hari
kemudian, ada suatu event yang akan dilaksanakan, yaitu “Festival Band antar
SMP seBekasi” dan akhirnya saya diajak untuk mengikuti, tetapi bukan menjadi
gitaris namun menjadi vocalis. Setelah belajar dan yakin pasti bisa, H-3 acara
tersebut saya dan teman teman yang lainnya latihan ekstra distudio musik
sekolah (gratis). Band kami membawakan beberapa lagu dari Band ternama di
Indonesia dan 1 lagu wajib “Indonesia Pusaka” di aransemen ulang. Tepat di hari
event dimulai, saya sangat deg-degan karena ini baru pertama kalinya untuk band
kami tampil. Puncak deg-degan pun datang setalah nama band kami “25band”
dipanggil untuk performance. Tampil dengan apa adanya dan bermodalkan percaya
diri dan keberanian, band saya pun selesai
tampil dan beberapa gangguan membuat saya dan teman lainnya tidak
percaya diri. Setelah menunggu pengumuman lolos ke babak “FINAL” , dan dengan
kekalahan terhormat band kami tidak lolos.
Beberapa tahun
kemudian, disaat saya kelas 3SMP, disekolah tersebut mengadakan event Festival
Band lagi dan hadiahnya pun cukup besar bagi pelajar SMP. Band kami pun
melakukan perubahan personil, saya yang tadinya vocalis pindah menjadi gitaris
dan vocalis di isi oleh teman saya yang lain. Latihan ekstra pun dilakukan,
tidak terasa sudah H-2. Band kami pun datang dengan nama yang baru, yaitu
“MEDIUM BAND”. Setalah menunggu nama band kami dipanggil, rasa deg-degan yang
dulu pun tidak ada, justru muncul keinginan untuk cepat dipanggil dan perform
dipanggung. Akhirnya band kami pun dipanggil, dan hasilnya pun sangat diluar
dugaan, band kami tampil bagus walaupun kostum kami tidak kompak. Tiba saatnya
untuk pengumuman band siapa saja yang lolos ke FINAL. Tapi disaat menunggu
tersebut, keadaan tubuh saya drop dan saya pun diantarkan pulang oleh drumer
saya. Setibanya dirumah, saya cuma bisa menunggu info dan berdoa. 1 jam
kemudian, ada sms dari drumer saya dan dia bilang bahwa band kami masuk FINAL
dan yang saya kagetkan adalah FINALnya besok. Saya bingung dan teman yang
lainnya sama. Bagaimana bisa saya ikut latihan, sedangkan besok FINALnya. Akhirnya
mereka pun latihan dan saya hanya bisa berbaring dikamar sambil mendengarkan
lagu yang akan dibawakan besok. Saat jam 11 malam teman saya pun datang kerumah
untuk memberitahukan aransemen untuk lagu besok dan akhirnya sekitar jam 7.30
kami bisa latihan distudio walaupun membangunkan pemiliknya. Latihan serius pun
kami lakukan hanya 30menit, karena kami sudah di sms oleh panitia untuk
mengambil nomor perform. Dan kami pun perform ke 3 ( Final hanya 5 band ). Band
kami pun dipanggil dan alumni,teman teman lainnya,guru dari SMP kami semua
hadir untuk memberi dukungan. Dan saat tampil pun rasa sakit tidak lagi terasa
dan kami semua bermain bagus dan sound terdengar rapi.
Akhirnya
pengumuman pun dimulai, tapi kami harus menunggu lama karena pengumuman festival
band setelah ashar. Sabar menunggu dan akhirnya tiba saatnya deg-degan. Dimulai
dari juara ke 3 dari 5 band yang tampil.. ternyata bukan band kami, dan juara
ke 2 ...ternyata bukan band kami.. kami semua pun sudah putus asa dan kembali
menerima kemenangan yang tertunda. Tapi disaat pengumuman juara 1, kami semua
sudah berjalan meninggalkan area festival itu.. dan tidak disangka ternyata
yang juara 1 itu adalah “MEDIUM BAND” dan band kami pun menang, kami semua
berlarian ke arah panggung untuk meluapkan kegembiraan yang sangat gembira.
Akhirnya perjuangan keras pun menuai hasil yang sangat bagus. Kami semua pulang
dengan membawa piala bergilir se Bekasi itu dan pulang dengan bahagia.
Setibanya dirumah, kami semua berfoto foto dan rasanya tidak mungkin, padalah
saingan band kami semua bagus dan kostumnya kompak, beda dengan band kami yang
tampil dengan kaos dan celana jeans+sepatu. Hadiah yang diperoleh sangat bagus
dan setara dengan kerja keras band kami. Hingga saat upacara disekolah, band
kami pun dipanggil maju untuk menyerahkan piala kepada kepala sekolah, semua
siswa siswi yang hadir memeriahkan susana. Dan ... thanks you for everything
about music my best friends and for you my friends (mens or womans) SMPN4,
thanks for pray to my band ;)
Sungguh pengalaman
yang sangat sulit terlupakan dan akan indah selamanya, selama saya masih
memiliki hobby musik ~end~ J