SOFTSKILL
BAHASA INDONESIA
Dalam
tugas softskill untuk bulan ini, saya memilih tema “Karangan Ilmiah, Non
ilmiah, dan Semi Ilmiah. Sebelum itu, penjelasan mengenai Karangan adalah karya
tulis dari hasil kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya
melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk di pahami.
Terdapat
3 jenis Karangan, yaitu :
1. Karangan Ilmiah
2. Non Ilmiah
3. Semi Ilmiah
1.
KARANGAN ILMIAH
Karangan ilmiah
atau yang biasa di sebut dengan karya ilmiah adalah laporan tertulis dan
diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah di
lakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika ilmuan
yang di kukuhkan dan di taati oleh masyarakat keilmuan.
Ada berbagai jenis karya ilmiah atau karangan ilmiah,
antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel
jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuan.
Data, simpulan, dan informasi yang lain terkandung dalam karya ilmiah tersebut
di jadikan acuan bagi ilmuan dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian
selanjutnya. Penyusunan laporan praktikum di tugaskan kepada mahasiswa sebagai
wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.
Tujuan Karya Ilmiah, antara lain :
1.
Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam
bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
2.
Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi
konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil pemikiran dan
karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian
belajarnya.
3.karya
ilmiah yang telah di tulis itu di harapkan menjadi wahana transformasi
pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat atau orang-orang yang berminat
membacanya.
4.
Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.
Manfaat penyusunan Karya Ilmiah bagi penulis adalah
sebagai berikut :
1.
Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif
2.
Melatih untuk menggabbungkan hasil bacaan dari berbagai sumber
3.
Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan
4.
Meningkatkan pengorganisasian fakta atau data secara jelas dan sistematis
5.
Memperoleh kepuasan intelektual
6.
Memperluas ilmu pengetahuan
2.
KARANGAN NON ILMIAH
Karangan non ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta
pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari,
bersifat subyektif, tidak di dukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya
bahasa yang popular atau bisa di gunakan (tidak terlalu formal).
Ciri – ciri karya
tulis non ilmiah, yaitu :
1. Fakta yang di simpulan subyektif
2. Gaya bahasa konotatif dan populer
3. Di tulis berdasarkan fakta pribadi
4. Bersifat imajinatif
5. Situasi di dramatisir
Jenis – jenis yang
termasuk karya non ilmiah, yaitu :
a. Dongeng
b. Cerpen
c. Novel
d. Drama
e. Roman
3.
KARANGAN SEMI ILMIAH
Karya tulis semi
ilmiah merupakan sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu
tulisan yang di tulis dengan bahasa Konkret dan Formal, kata-katanya teknin dan
di dukung dengan fakta umum yang dapat di buktikan kebenarannya. Karya tulis
semi ilmiah biasanya di gunakan dalam komik, anekdot, dongeng dan cerpen.
Di sini penulis akan menjelaskan, Perbedaan Karya Ilmiah
dengan Nonilmiah.
Istilah karya ilmiah
dan nonilmiah merpukan istilah yang sudah sangat lazim di ketahui orang dalam
tulis-menulis. Ada sebagian ahli bahasa yang menyebutkan karya fiksi dan
nonfiksi. Perbedaan-perbedaan dapat di cermati dari beberapa aspek, yaitu :
1. Karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil
penelitian. Kesesuaian ini harus di lakukan atau di buktikan dengan melakukan
pengamatan atau observasi.
2. Karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya,
dalam pembahasan masalah di gunakan metode atau cara-cara tertentu dengan
langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian
masalah dan penentuan strategi.
3. Dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam
bahasa ilmiah. Dengan kata lain, di tulis dengan menggunakan kode etik
penulisan karya ilmiah.
Karakteristik
yang membedakan antara karangan semiilmiah, ilmiah dan nonilmiah adalah pada
pemakaian bahasa, struktur dan kodifikasi karangan. Berdasarkan karakteristik
karangan ilmiah, semiilmiah dan nonilmiah yang telah di jelaskan di atas, yang
tergolong dalam karangan ilmiah adalah laporan, makalah, skripsi dan disertasi.
Dan yang tergolong karangan semiilmiah antara lain artikel, feature, kritik,
esai, resensi dan yang tergolong karangan nonilmiah adalah anekdot, dongeng,
hikayat, cerpen, dan naskah drama.
Karya
nonilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak di
dukung fakta umum. Karya nonilmiah bersifat, antara lain :
1.
Emotif adalah merupakan kemewahan dan cinta lebih menonjol, sistematis, lebih
mencari keuntungan dan sedikit informasi.
2.
Persuasif adalah penilaian fakta tanpa bukti, bujukan untuk menyakinkan
pembaca, mempengaruhi sikap cara
berfikir pembaca dan cukup informative.
3.
Deskriptif adalah merupakan pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan
subjektif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar